8.5 C
New York
Senin, 12 April 2021

Nyanet

Tradisi Nyaneut ini dikenal di masyarakat Sunda khususnya di Garut. Latar belakangnya orang Sunda lebih suka minum teh daripada air putih,

Tidak hanya diluar negeri saja yang memiliki tradisi khas dalam mengkonsumsi teh, namun di Garut ada tradisi minum teh khas tradisional Jawa Barat. “Nyaneut”, merupakan nama yang disematkan untuk tradisi minum teh khas warga garut ini. Nyaneut ini merupakan akronim dari Nyai Haneut atau Cai Haneut yang artinya air hangat. Tradisi Nyaneut ini sudah berlangsung selama ratusan tahun yang dilakukan oleh masyarakat Cigedug, Kabupaten Garut. Tradisi Nyaneut ini biasanya dilakukan untuk menyambut tahun baru islam.

ada mulanya, tradisi Nyaneut ini dimulai saat ilmuwan Belanda Karel Frederik Hole membukan perkebunan teh di Cigedug dan Bayongbong pada Abad 19. Sejak saat itu kawasan tersebut menjadi penghasil Teh berkualitas tinggi. Nyaneut pun menjadi kebiasaan masyarakat Garut dan sekitarnya yang berada di kaki Gunung Cikurai untuk menghangatkan tubuh. Tradisi Nyaneut mempunya ciri khas tersendiri dalam pelaksanannya. Biasanya teh disajikan untuk tamu bersama dengan suguhan kudapan berupa singkong rebus.Dalam prosesi meminum teh diawali dengan memutar gelas teh di telapak tangan sebanyak dua kali, setelah itu aroma teh harus dihirup terlebih dahulu sebanyak 3 kali kemudian teh baru boleh di minum.

Demi menjaga kelestariannya, warga Cigedug pun akhirnya menjadikan Nyaneut sebagai sebuah festival minum teh. Festival Nyaneut ini digagas oleh Dasep Badrussalam yang memiliki tujuan untuk menyadarkan kembali warga Sunda terhadap budaya minum tehnya. Festival Nyaneut biasanya diawali dengan pawai obor dan puncak acaranya adalah ngahaturan cai, yakni memberikan suguhan teh kepada para warga yang berkunjung. Para pengunjuk duduk lesehan dengan sebuah meja yang dirancang dari bambu. Teh yang digunakan dalam nyaneut adalah teh wejek yang diolah secara tradisional oleh masyarakat Cigedug dan disuguhkan bersama panganan-panganan tradisional seperti ubi jalar, singkong, dan ganyong. Upacara minum teh ini selain dapat menghangatkan tubuh juga mencerminkan kehangatan di tengah masyarakat Indonesia, khususnya dalam hal ini adalah warga Cigedug

 

Berita berikutnyaTegal Panjang Garut

Most Popular

Festival Ekonomi dan Keuangan Digital Indonesia Tingkat Jawa Barat(FEKDI JABAR)

Jum'at 9 April 2021 Kabupaten Garut bertempat di Pendopo Kabupaten Garut pada acara Deklarasi Pembentukan TP2DD dalam Rangka Sinergi dan Akselerasi...

Diskusi Dan Pemutaran Film Pendek

Pada 5 April 2021, Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut mengadakan acara Diskusi...

Festival Kesenian Bangreng

Pada 2-4 April 2021, Disparbud Kabupaten Garut mengadakan Lomba Kesenian Tradisional Bangreng se-Kecamatan Cilawu yang merupakan bagian dari Festival Kebudayaan. Acara ini...

Recent Comments