16.8 C
New York
Rabu, 14 April 2021

Lapang Kerkop

LOKASI: 

  • Alamat: Jalan Merdeka 

  • Desa/Kel: Haurpanggung 

  • Kecamatan : Tarogong Kidul 

  • Kabupaten: Garut 

  • Jarak dari ibu kota : 2,5 Km 

POTENSI DESTINASI 

  • Daya tarik: Sarana dan Prasarana Olah Raga, Taman  

  • Luas Lokasi :  3,2 Ha 

  • Aksesibilitas :  Sudah dilayanai oleh angkutan kota 

 

Aktivitas  

Pusat olah raga bagi masyarakat maupun anak anak sekolah. 

  • Operasional : UPTD Aminitas Olah Raga ( SOR ) Merdeka 

 

Objek wisata budaya Lapang Kerkop terletak di Kecamatan Tarogong Kidul. Luas keseluruhan tanah tersebut adalah milik Pemerintah Propinsi Jawa Barat seluas 1,8 Hadan milik Pemerintah Kabupaten Garut seluas 1,3 Ha sebagai pusat pelatihan olah raga bagi masyarakat dan anak sekolah Konfigurasi umum lahan Lapang Kerkop ini lokasinya tidak jauh dari pusat Pemerintahan Kabupaten Garut, dan memiliki di kawasan yang strategis tepatnya di jalan merdeka Garut drainase yang cukup baik serta kualitas lingkungan cukup baik.

Untuk menuju ke Lapang Kerkop ini dapat menggunakan kendaraan pribadi yang akan menempuh jarak 2,5 Km dari Pusat Pemerintahan Kabupaten Garut. Selain itu dapat juga menggunakan angkutan kota dengan jurusan Terminal Sukadana 01,02, Terminal Samarang, Terminal Cipanas ( semua angkutan Kota ) dengan biaya Rp. 2.500. turun di Jln Merdeka Adapun kondisi jalan khotmik menuju kawasan tersebut, dengan lebar jalan 6 – 8 meter.

lapang kerkop sekarang adalah sarana olahraga yang dinamai Lapangan Merdeka di Haurpanggung. Dan sekarang, jalanan sekitar Kerkop menjadi salah satu titik keramaian di kota Garut. Hiruk pikuk berbagai macam angkutan melewati jalur ini setiap harinya. Tapi, puluhan tahun yang lampau Kerkop boleh jadi merupakan tempat yang paling sepi hingga orang-orang memilih untuk tidak melewatinya. Sebab, dulu Kerkop adalah lokasi kuburan yang besar khusus untuk orang Tionghoa dan Eropa.

Kerkop sendiri merupakan pelafalan yang mudah untuk ‘kerkhof‘ (dengan satu “f“), yang dalam bahasa Belanda secara harfiah berarti ‘halaman gereja’. Namun kemudian lebih diartikan sebagai ‘kuburan’, mungkin karena di sana kuburan memang banyak berada di halaman gereja. Istilah lain untuk kuburan ini adalah ‘begraafplaats‘.

Kerkhof Haoer Panggoeng berdiri sejak tahun 1923. Sebelumnya, kuburan untuk orang Kristen/Eropa berada di Dayeuhandap. Naratas Garoet belum berkesempatan menelusuri lebih lanjut lokasinya sekarang, tetapi gambarannya dapat diperoleh dari peta kota Garoet dan sekitarnya (Wandelkaart van Garoet en omstreken) yang tertera dalam buku “Eenige Wandelingen in de Omstreken van Garoet Behoorende bij de Wandelkaart (Some Walks in the Vicinity of Garoet as Shown on the Map of the Garoet and Vicinity)”

Kuburan ini disebut sebagai ‘Oude Begraafplaats in de kotta‘ (kuburan lama yang berlokasi di kota), sebagai perbandingan dengan ‘Nieuw Begraafplaats in de dessa Tarogong‘ (kuburan baru yang berlokasi di desa Tarogong), yaitu Kerkhof di Haoer Panggoeng.


 

Berita berikutnyaTegal Panjang Garut

Most Popular

Festival Ekonomi dan Keuangan Digital Indonesia Tingkat Jawa Barat(FEKDI JABAR)

Jum'at 9 April 2021 Kabupaten Garut bertempat di Pendopo Kabupaten Garut pada acara Deklarasi Pembentukan TP2DD dalam Rangka Sinergi dan Akselerasi...

Diskusi Dan Pemutaran Film Pendek

Pada 5 April 2021, Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut mengadakan acara Diskusi...

Festival Kesenian Bangreng

Pada 2-4 April 2021, Disparbud Kabupaten Garut mengadakan Lomba Kesenian Tradisional Bangreng se-Kecamatan Cilawu yang merupakan bagian dari Festival Kebudayaan. Acara ini...

Recent Comments