Image Gallery Post

Simbolis Penyerahan Bantuan Kerohiman dari Kemenparekraf ke Kabupaten Garut

Pariwisata selama ini sebagai sumber kontribusi devisa terbesar kedua bagi Indonesia. Namun, pandemi corona Covid 19 mengubah semuanya.Sejak adanya instruksi menjaga jarak sosial dan gaung beraktivitas di rumah saja, sektor pariwisata menjadi lesu. Bahkan, kelesuan itu sudah dirasakan sebelum Indonesia mengumumkan ada pasien positif corona pada awal Maret 2020 lalu.Bayang-bayang dirumahkan atau PHK maupun tutup makin dekat. Lalu, apa yang dilakukan pemerintah, khususnya Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) untuk menyelamatkan sektor yang jadi penyumbang devisa kedua terbesar setelah tambang itu. Kelompok sadar wisata, komunitas pariwisata, dan ekonomi kreatif akan mendapatkan bantuan kerohiman paket sembako dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Bantuan tersebut diberikan bagi para pekerja pariwisata yang terdampak pandemi covid-19.Karena sekarang dilarang mengumpulkan orang dalam jumlah banyak, maka untuk pengiriman ketingkat Kabupaten bekerjasama dengan Polres masing-masing daerah, Kabupaten Garut sebagai daerah tujuan wisata sangat merasakan dampak dari adanya pendemic corona ini, wisatawan yang datang merupakan sumber penghasilan dari pariwsata dengan adanya bantuan dari Kemenparekraf sangat dibutuhkan apalagi masa tanggap darurat ini di perpanjang sampai bulan juni 2020, untuk penyaluran bantuan kerohiman sembako ini di awali Rapat Koordinasi Rencana Pendistribusian Bantuan Sembako bertempat di Ruang Rapat Kapolres Garut yang di Pimpin langsung oleh Bapak Kapolres dan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut H. Budi Gangan Gumilar, pada hari ini Kamis, tanggal 21 Mei 2020 dilakukan simbolis penyerahan bantuan kerohiman sembako dari Kemenparekraf oleh Bapak Kapolres dan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut H. Budi Gangan Gumilar.SH.M.Si di Kapolres Garut, selain sembako ada juga bantuan Masker.